Minggu, 18 Juli 2010

“ Kristenisasi berkedok Islam dan Gerakan Liberalisasi “

Oleh: Al-Ustadz Drs. H. Abu Deedat Syihab, MH
Ketua Umum Tim FAKTA Pusat (Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan)
Pengasuh Tetap Kristoligi “ Radio Dakta 107-FM, Bekasi “ dan Wakil Ketua Komnas PBP-MUI Pusat
Dosen Perbandingan Agama STAIDI – AlHikmah Jakarta
Tantangan Dakwah dan Problematika Umat Islam semakin lama semakin berat, terutama setelah melakukan investigasi dilapangan dari berbagai daerah. Kita sering berhadapan dengan upaya pemurtadan dan penyesatan aqidah baik yang dilakukan oleh para misionaris dan evangelis Kristen maupun gerakan liberalis dan pluralis.
Para misionaris menggunakan strategi pendekatan-pendekatan Islam, sedangkan gerakan liberalis dan pluralis berani mengacak-acak Islam apalagi menamakan Islam, seperti Jaringan Islam Liberal (JIL). Seperti yang terjadi di beberapa daerah, terutama disuarakan oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam, seperti UIN, STAIN, IAIN dan sudah masuk ke sebagian ponpes-ponpes/ma’had-ma’ha
d. Bahkan sekarang sudah ada dua Ponpes Multiagama di Semarang dan Jakarta.
Lembaga-lembaga Kristen berkedok Islam:
• Robert Paul Walean dari Kristen Advent mendirikan Islam Hanif, yayasan Kristen Bona P memakai nama Islam Hanif, Yayasan R.Muhammad Nurdin, Yayasan Aulia, Yayasan Jalan al Rahmah, Yayasan Nurkalimatullah, Yayasan Amal Shaleh, Instintut Kalimatullah dan masih banyak lagi.
• Di Jakarta Utara sudah ada lembaga Kristen berkedok Islam, misalnya yayasan Aulia, Seorang Pdt.Advent Robert Paul Walean telah mendirikan ajaran Islam Hanif dan Pendeta Walean ini telah bergabung di Jaringan Alqiyadah al Islamiyah pimpinan Rasul Sesat Ahmad Mushaddeq. Setelah difatwakan sesat oleh MUI, alqiyadah berganti nama menjadi Wahdatul Ummah, lihat buku alqiyadah yang berjudul “ Almasih al mau’ud dan Rahul Qudus dalam perspektif Taurat, Injil dan Al-Qur’an dan sudah diterbitkan oleh Ahmad Mushaddeq dengan memakai Wahdatul Ummah Front Persatuan Nasional Pimp. Umum KH. Agus Miftah. Dan ini menunjukan bahwa Ahmad Mushaddeq sesungguhnya belum bertobat. Didalam buku tersebut jelas dimasukkan konsep Islam Hanif versi Robert P.Walean
Buku-buku yang diterbitkan Robert Paul Walean tentang Islam Hanif yang menyesatkan Umat Islam antara lain adalah:
1. “ Kebenaran Yang Terungkap dari Al-Qur’an “
Diatasnya memakai kalimat bismillahir Rahmaanir Rahiim, dibawahnya pakai lambing salib. Kesesatan isinya antara lain membelokkan surat al Fatihah dan surat An-Naas yang intinya supaya menyembah dan mempertuhankan Isa almasih.
• Al-Fatihah (1): 2 “Alhamdulillahi rabbil’aalamin” yang artinya segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam “. Si Nama Allah (Isa Putera Maryam) yang Rahmaanir Rahiim itulah yang patut dipuja dan diagungkan karena Dia aslinya adalah Tuhan semesta alam, QS. An-Nisaa (4) 171 Allah Kalimatulloh Rohulloh telah menjadi manusia Isa almasih putera Maryam. (hal 16).
• Al-Fatihah (1): 3 “ Ar Rahmaanir Rahiim” yang artinya: yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”. Kembali diulang-ulangi untuk menegaskan dan menyatakan betapa besar rahmat Allah itu telah dibuktikannya dengan rela mati ditiang salib. (hal 17).
• Al-Fatihah (1): 5 “ Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin “ yang artinya hanya kepadaMU kami menyembah dan hanya kepadaMu kami mohon pertolongan” Sangat jelas bukan kepada manusia., juga (bukan kepada Rasul) tapi hanya kepada Allah Kalimatuhu Isa Putera Maryam hakim yang adil itulah kita menyembah dan meminta pertolongan agar nanti dihari kiamat kita akan diselamatkan. (Hal 17).
Catatan: Intinya seluruh isi surat al Fatihah pengertiannya dibellokan kepada Isa almasih.
• Begitu juga QS. An-Naas seluruh isinya dibellokan kepada Isa almasih yaitu Tuhan yang jadi manusia.
• “Robbinnaas = Tuhan manusia, Malikin Naas = Raja manusia, Ilaahin Naas = Tuhan manusa. Siapakah Tuhan manusia itu? Dia adalah Isa Putera Maryam yang aslinya Allah ( Qs.4 : 171 ) yang telah rela mati untuk menebus dosa ummatNya, untuk memikul beban yang manusia tidak sanggup pikul, sehingga manusia dapat , mencapai negeri yang dituju ( sesuai kamus Agama Islam hal 25). ( Hal 19 ).
2. Buku “ Kebenaran Yang Terungkap dari Al-Qur’an dan Al-Kitab “
Sesungguhnya Menyatakan Allah itu Esa ( Tauhid ). Naskah ini yang disampaikan kepada BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN AGAMA DEPAG RI Jln. M.H Thamrin No. 6 Jakarta
Buku ini isinya Sangat menghina dan melecehkan Alloh dan Al-Qur’an yang sangat keji. Antara lain di halaman 66 “ Sesungguhnya kitab Al-Qur’an yang dimulai dengan surat pertama Al-Faatihah dan ditutup dengan surat terakhir An-Naas, intisarinya adalah untuk menyatakan betapa besar Rahmaanir Raahiimnya Allah kepada UmmatNya dengan sering diulang-ulangi dengan kata “ BISMILLAAHIRR RAHMAANIR RAHIIM, yang artinya sesungguhnya adalah ‘ DENGAN MENYEBUT SI NAMA ALLAH YAITU ISA ALMAASIH PUTERA MARYAM YANG RAHMAANIR RAHIIM”. ( hal 66 )
Isi buku ini lebih jahat dari buku pertama diatas.

3. Al-Kitab menubuatkan Islam Hanif akan masuk Surga
Ciri-ciri nya :
Islam Hanif bukan ajaran Kristen. Islam Hanif adalah ajaran yang ada dalam Qur’an. Hari ibadahnya bukan Jum’at tapi hari Sabtu. Dasarnya Al-Qur’an dan alkitab, wajib menghormati hari Sabtu. Dan mengakui pengorbanan Isa almasih dikayu salib untuk menebus dosa manusia.
Catatan : Sesungguhnya Ajaran Islam Hanif itu adalah ajaran Kristen advent yang mencatut nama Islam.
Sekian tulisan ini semoga bermanfaat dan dapat menjadi ibrah (pelajaran) kepada umat Islam agar paham bahaya “ Kristenisasi berkedok Islam dan Gerakan Liberalisasi “.
“ Pemurtadan Lewat Berbagai Cara “
Oleh: Kang Faisal al-Jawy, SPd dari Front Anti Pemurtadan Bekasi (FAPB)
Upaya umat kristiani untuk memurtadkan umat Islam terus berlangsung tanpa jeda. Berbagai cara dilakukan untuk mempengaruhi umat Islam terutama mereka yang fondasi aqidahnya rapuh. Mulai dari soal memberikan santunan, mendirikan sekolah-sekolah Kristen, mendirikan gereja-gereja atau tempat ibadah mereka, Rumah Sakit, Zending, Panti Asuhan, hingga penggarapan terhadap umat Islam yang tergolong dhuafa. Kini pemurtadan gaya baru lewat ponsel ditemukan di Kecamatan Pebayuran, Kota Bekasi dan sekitarnya. Al-kisah, Misnan (18thn), bukan nama yang sebenarnya, tiba-tiba dikagetkan dengan ulah Yudha, (bukan nama yang sebenarnya), yang menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) anaknya. Dalam KTP anak yang duduk di kelad III sebuah SMA swasta itu, kolom agama telah berubah dari Islam menjadi Kristen.
Misnan, yang memperhatikan KTP anaknya itu sudah berubah agama, serasa tidak yakin apa yang ia lihat. Misnan-pun memanggil anaknya. Ia menanyakan soal perubahan status agama dalam KTP tersebut. Jawaban dari anaknya membuat Misnan lemas dan nyaris pingsan. Karena Yudha dengan tenang mengatakan bahwa dia sendiri yang merubah agamanya menjadi Kristen.
Kejadian semacam ini sedang semarak di beberapa tempat dan khususnya terhadap anak jalanan. Kepada para orang tua dihimbau untuk lebih waspada dan juga pula ormas-ormas Islam agar mendidik anak jalanan agar tidak terpengaruh Kristenisasi dan Pemurtadan yang marak di Bekasi dan sekitarnya. Serta seringlah orang tua berdialog dengan anak-anak dan memeriksa tanda-tanda pengenal yang dimiliki anak-anak kita begitupun ormas-ormas Islam seringlah dialog pula terhadap anak-anak jalanan yang rentan Kristenisasi dan korban asusila moral. Sebab, gerakan pemurtadan dan kristenisasi atas anak-anak muslim terus semakin gencar, maka kudu kita waspadai anak-anak kita generasi penerus Islam dan bangsa ini, sekian, semoga risalah ini dapat bermanfat bagi umat Islam, Wallohu’ Ta’ala alam bishowab, hanya Allohlah tempat kita berlindung dan meminta pertolongan dan ampunan kepadaNya Jua, Tuhan semesta alam dan tidak ada sekutu tandinganNya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar