Senin, 30 Agustus 2010

“ Aqidah Islamiyyah menurut Ahlus Sunnah wal Jama’ah “

Aqidah Islamiyyah menurut Ahlus Sunnah wal Jama’ah

Bismillahirrohmanirrohim

Segala Puja dan Puji hanya milik Alloh Subhanaahu’ Wa Ta’ala, kita memuji, meminta pertolongan, memohon ampun kepada-Nya, kita berlindung kepada-Nya dari keburukan perbuatan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Alloh, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan sebaliknya, barangsiapa yang disesatkan oleh Alloh Subhanaahu’ Wa Ta’ala, maka tidak ada yang memberi petunjuk kepada-Nya, Kita bersaksi tidak ada yang berhaq disembah melaikan Alloh satu-satu-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan kita bersaksi bahwa Rasululloh Shallallahu’ Alaihi wa Sallam adalah hamba dan utusan-Nya. Amma Ba’du.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam “. (QS. Ali-Imran: 102).

Sebaik-baik petunjuk adalah Kitabulloh (Al-Qur’an), serta sebaik-baik petunjuk ialah petunjuk Rasululloh Shallallahu’ Alaihi wa Sallam yakni Sunnahnya, dan seburuk-buruk perbuatan dan perkataan ialah yang diada-adakan dan setiap yang diada-adakan ialah Bid’ah dan setiap keBid’ahan itu sesat serta setiap kesesatan itu ialah tempatnya di dalam Naar (Neraka) “. (Al-Hadist).

Aqidah (Keimanan) menurut bahasa berasal dari kata Al-‘Aqdu artinya Ikatan, At-Tautsiqu yang artinya kepercayaan atau keyakinan yang kuat, Al-Ihkamu artinya mengokohkan atau menetapkan, dan Ar-Rabthu biquwwah artinya ikatan yang kuat.

Sedangkan menurut istilah adalah: Iman yang teguh/kuat dan pasti yang tidak mungkin terguncang oleh keraguan sedikitpun bagi orang yang meyakininya. Dan menurut Al-Imam Asy-Syathibi Rahimahulloh Penulis Kitab Mukhtashar Kitab Al-I’tisham mengatakan: “ Perkara-perkara yang dibenarkan oleh jiwa dan hati merasa tenang karenanya serta menjadi suatu keyakinan bagi pemiliknya yang tidak dicampuri keraguan sedikitpun.

Jadi Aqidah Islamiyah adalah: Keimanan yang teguh (bersifat) pasti kepada Alloh dengan segala pelaksanaan kewajiban bertauhid dan ta’at kepada-Nya, beriman kepada malaikat-malaikatNya, Rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, hari akhir, taqdir baik dan buruk, dan mengimani seluruh apa-apa yang sudah baik/shahih dari perkara-perkara yang ghaib yang telah ditetapkan adanya, serta seluruh berita-berita qath’i (pasti), baik secara ilmiah maupun secara amaliah yang telah ditetapkan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang Shahih serta Ijma’ (kesepakatan) Salafush Shalih yakni para Generasi terbaik pertama dari ummat (Islam) ini, yang terdiri dari Shahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan kesepakatan Umat Islam.

Sumber-Sumber Aqidah Islamiyyah yakni: Al-Qur’an, As-Sunnah dan Al-Ijma’ (kesepakatan) Salafush Shalih dan kesepakatan umat Islam yakni Ahlus Sunnah wal Jama’ah, sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah: Mereka yang menempuh seperti apa yang pernah ditempuh oleh Nabi Shallallahu’ Alaihi wa Sallam dan para Shahabatnya.

Dasar-dasar Aqidah Islamiyyah

  • Iman Kepada Alloh lihat, QS. Al-Baqarah(2): 177 dan QS. An-Nisaa’(4): 136

  • Iman Kepada para Malaikat lihat, QS. Al-Baqarah(2): 97, 98, 177, 285 dan QS. An-Nisaa’(4): 136.

  • Iman Kepada Kitab-kitab Alloh lihat, QS. Al-Baqarah(2): 177 dan QS. An-Nisaa’(4): 136.

  • Iman kepada para Rasul lihat, QS. Al-Baqarah(2): 98 dan QS. An-Nisaa’(4): 136.

  • Iman kepada Hari Akhir lihat, QS. Al-Baqarah(2): 177 dan QS. An-Nisaa’(4): 136.

  • Iman kepada Qadha dan Qadar lihat, QS. Al-Furqaan(25): 2, serta hadist tentang Jibril.

Pengaruh Aqidah Islamiyyah dalam Pembinaan Umat

Aqidah yang shahih dalam pribadi seorang Muslim mampu mempengaruhi sikap dan pandangn hidupnya sehari-hari. Ada hal-hal yang menonjol dari beberapa pengaruh aqidah yang shahih terhadap diri seorang (Muslim):

  • Merdeka, artinya: lepas dari penghambaan diri kepada segala bentuk Tuhan selain Alloh, lihat QS. Al-Mumtahanah(60): 4 dan QS. Al-Kaafiruun(109): 1-5.

  • Kemuliaan/harga diri (‘Izzah), lihat QS. Al-Munaafiquun(63): 8.

  • Ketenangan (At-thuma’ninah), lihat QS. Ar-Ra’d(13): 28.

  • Rasa Aman (Al-ammu), lihat QS. Al-An’aam(6): 82.

  • Optimis (At-tafaul), lihat QS. Yusuf(12): 87.

  • Barakah (Al-Barakah), lihat QS. Al-A’raaf(7): 96.

  • Berani (Asy-Syaja’ah), lihat QS. At-Taubah(9): 40 dan QS. Fushshilat(41): 31.

  • Mendapatkan Kepemimpinan (Al-istikh-laaf), lihat QS. An-Nuur(24): 55.

  • Tawakal, lihat QS. Ali-Imran(3): 173.

Sekian Risalah singkat ini, Fastabiqul Khoirot (mari kita berlomba dalam kebajikan), semoga dapat bermanfaat. Wallohu’ Ta’ala a’lam bish Showab, Nuun Walqolami’ wamaa’ Yasthuruun, Subhanakallohhumma’ Wabihamdhikaa’ Ashadu’ala ilaahaa’ illa Anta Astaqfirukaa Wa’athubuh ilaa’ikaa. Washallallaahu’ ala nabiyyina Muhammad wa ‘alaa alihi wa shahhbihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil’ Alamien. tulisan ini disampaikan pada Pesantren Kilat SANLAT Ramadhan SMP Muhammadiyah dan MTS Muhammadiyah, Kota Bekasi pada 30/08/2010.

Maraji’ alias Catetan Kaki:

  • Al-Qur’an dan Terjemahan dari DEPAG RI.

  • Buku Al-Wala’ & Al-Bara’, Penulis: Al-Allamah Syaikh Prof. DR. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan Hafidzhahulloh, Terbitan: Pustaka At-Tibyan, Februari 2001, Solo.

  • Buku Memahami Makna Kalimat Laa ilaha illalloh, Penulis: Fadhilatush Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz Rahimahulloh, Terbitan: Pustaka At-Tibyan, Agustus 2001, Solo.

  • Buku Ringkasan Al-I’tisham Imam Asy-Syathibi, Penulis: Al-Allamah Syaikh Abdul Qadir As-Saqqaf, Terbitan: Media Hidayah, Agustus 2003, Yogyakarta.

  • Buku Prinsip-prinsip Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, Penulis: Yazid Abdul Qadir Jawwas, Terbitan: Pustaka At-Taqwa, Desember 2002, Bogor.

  • Buku Yesus Bukan Tuhan (Buku hadiah tidak dijual belikan), Penulis: Komunitas Muslimah Untuk Kajian Islam, Terbitan: Komunitas Muslimah Untuk Kajian Islam, 2010, Jakarta.

  • Buku Aqidah Akhlak Kelas X, Madrasah Aliyah, Penulis: Imron F. Abd. Rozak, SAg, Terbitan: Intimedia Ciptanusantara, 2004, Jakarta.

Masjid Imam Nawawi Al-Bantani, Kampus Untirta, Serang-Banten, Saudaramu:

Muhammad Faisal, SPd

Seseorang Hamba Yang mengharap Ridho Rabb-Nya

Silahkan anda sebarluaskan Tulisan ini kepada saudara Muslim lainnya dan tidak boleh merubah atau mengedit isi tulisan ini tanpa izin dari Gerakan Pelajar Anti Pemurtadan Bekasi (GPAPB). Kunjungi Situs Kami di http://fapbekasi.multiply.com/ http://gerakanpelajarantipemurtadan.blogspot.com/ Grup FB (Facebook) Pelajar Melawan Pemurtadan (PMP)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar