Sabtu, 22 Oktober 2011

PROGRAM JANGKA PANJANG KRISTENISASI DI INDONESIA


>> PROGRAM JANGKA PANJANG KRISTENISASI DI INDONESIA<<

Program jangka panjang Kristenisasi di Indonesia

(dari Media Dakwah, Juni 1990, hal 38-40)

PROGRAM JANGKA PANJANG KRISTENISASI DI INDONESIA

KEPUTUSAN DEWAN GEREJA INDONESIA DI JAKARTA

Program Kristenisasi diatur hampir diseluruh dunia terutama

dinegara-negara muslim. Dunia ini akan damai apabila seluruh

dunia berhasil dikristenkan. Inilah yang menjadi tujuan kita umat

Kristen. Untuk tujuan tersebut kita umat Kristen Indonesia harus

bersatu. Usaha mengkristenkan orang Islam di Indonesia didukung

oleh negara-negara yang kuat seperti Amerika, Inggeris dan

lain-lain. Kita umat Kristen akan dengan mudah mendapatkan dana,

setiap saat dari Amerika.

Program Kristenisasi ini adalah tugas kita yang suci dan

kita harus berhasil dalam melaksanakannya. Dan lagi yang penting

bagi umat Kristen adalah kita bersatu dahulu. Kita umat Kristen

di Indonesia selalu dicintai, diberkati dan dilindungi oleh

Yesus.

KONSEP-KONSEP, TUJUAN DAN KEGIATAN KRISTENISASI DI INDONESIA

MENGURANGI JUMLAH UMAT ISLAM DI INDONESIA

Sesuai dengan data statistik umat Kristen di Indonesia berjumlah

7 juta. Rencana kita populasi umat Kristen harus sama dengan

jumlah umat Islam dalam waktu 50 tahun. Untuk mencapai tujuan

tersebut gereja-gereja Indonesia harus memberikan instruksi

kepada semua anggota umat Kristen sebagai berikut.

1. Keluarga berencana, pembatasan kelahiran atau pengurangan

terencana bagi kelahiran anak harus secara ketat dilarang untuk

umat Kristen dan harus dipropagandakan bahwa setiap orang Kristen

yang mempraktekkan keluarga berencana akan menanggung dosa dan

melawan doktrin gereja. Oleh karena itu tidak akan dicintai oleh

Tuhan. Barang siapa yang melakukan pembatasan kelahiran akan

dianggap sebagai pembunuh umat Kristen dan telah hilang

kemuliaannya. Pembatasan kelahiran hanya dapat dilakukan apabila

mendapat persetujuan gereja dengan perlindungan kesehatan bagi

orang Kristen tersebut yang dalam bahaya kematian.

2. Propaganda pembatasan kelahiran dan keluarga berencana bagi

orang Islam harus sangat intensif dilakukan dan didorong dengan

berbagai cara. Diwilayah muslim plakat berisi slogan dan nasehat

untuk KB dan pembatasan kelahiran harus ditempel dimana-mana

untuk mengingatkan orang Islam dan mempraktekkan hal tersebut.

Tapi diwilayah Kristen propaganda ini harus secara ketat

dilarang. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan ini 75% dari

seluruh dokter dan perawat diseluruh rumah sakit harus orang

Kristen dan mereka harus diberi kuasa mutlak untuk mengelola

kontrasepsi bagi orang muslim.

3. Keinginan orang Kristen untuk mempunyai anak banyak harus

dibantu dan bagi mereka yang miskin harus diberi fasilitas baik

secara materil maupun moril. Kita harus memberi kesempatan kerja

diseluruh Indonesia bagi orang-orang Kristen dan menolak atau

membatasi secara ketat kesempatan kerja bagi orang Islam.

4. Perintahkan kepada dokter dan perawat untuk merawat secara

cepat dan khusus bagi pasien Kristen. Orang Kristen yang miskin

harus ditolong pertama kali. Perlakuan ini jangan dilakukan

terhadap pasien umat Islam dan bagi orang Islam harus dikenakan

biaya yang mahal.

5. Masyarakat Kristen harus menyediakan rumah sakit sebanyak

mungkin untuk mencapai tujuan diatas.

6. Gereja secara ketat melarang penguasa tanah Kristen untuk

menyewakan atau menjual bangunan-bangunan, rumah-rumah, toko-toko

bagi orang Islam. Mereka yang tidak mentaati ini tidak akan

mendapat berkat dari Tuhan dan diboikot oleh gereja sampai mati.

Itu semua adalah tujuan umat Kristen baik penguasa tanah atau

bukan, untuk mengusir keluar semua orang Islam dari tempat

tinggal yang dimiliki orang Kristen. Dengan penerapan poin-poin

ini ratio umat Kristen-Islam pada populasi di Indonesia akan

berubah. Dengan demikian jumlah orang Islam Indonesia akan

berkurang sedang jumlah umat Kristen akan bertambah.

RENCANA KRISTENISASI DI BIDANG EKONOMI.

Kita umat Kristen harus saling membantu satu sama lain dan

bersikap cukup darmawan. Kita harus memberikan lahan atau sewa

bagi pengusaha Kristen yang ingin membuat bangunan. Dan

orang-orang Kristen yang kaya harus membantu misi-misi

kristenisasi yang dilakukan oleh Dewan Gereja Indonesia di

Jakarta. Dana ini dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi sosial

dari umat Kristen di Indonesia dan untuk meyakinkan bahwa

kristenisasi telah berjalan begitu jauh. MENURUT STATISTIK, LEBIH

DARI 80% KESEIMBANGAN KEKUATAN INTERN TELAH BERADA PADA UMAT

KRISTEN. Kita mementingkan ketaatan dari umat Kristen untuk

menyangga dan melindungi keseimbangan kekuatan yang menguntungkan

dimasa yang akan datang. Dalam persoalan memperkuat pertahanan,

masyarakat etnis Cina adalah sasaran kita, karena relatif lebih

mudah untuk mengubah orang-orang Cina. Orang-orang Cina harus

dilindungi sebaik mungkin karena pengaruhnya di Indonesia

menguntungkan orang-orang Kristen, Oleh karena itu kita

mengingatkan orang-orang Kristen yang menjabat dikantor-kantor

pemerintah untuk berhubungan baik dengan orang Cina dan

orang-orang Kristen secara ketat dilarang mempunyai hubungan

dengan orang Islam kecuali menguntungkan orang Kristen.

RENCANA KRISTENISASI DI BIDANG PENDIDIKAN

Standar pendidikan gereja harus lebih diperbaiki dari sebelumnya,

karena orang Islam telah memperbaiki sistem dan standar

pendidikan di masjid-masjid dan sekolah-sekolah agama dengan

meniru gereja-gereja Kristen kita. Kita harus melihat, bahwa para

guru dan para instruktur dibidang akademi militer, sekolah

kedokteran dan sekolah keteknikan seperti juga fungsionaris

pemerintahan dikontrol 75% oleh orang Kristen. Sistem yang

diterapkan dari taman kanak-kanak sampai universitas harus

dibawah kontrol orang Kristen. Ujian masuk harus dibuat mudah

bagi orang Kristen dan dipersulit bagi orang Islam. Jumlah

bangunan sekolah harus dibatasi sehingga tidak banyak orang-orang

Islam yang mendapatkannya. Semua tempat-tempat pendidikan harus

diisi oleh orang Kristen sehingga murid-muridnya mayoritas

Kristen. Pendaftaran harus dilakukan sampai perbandingan

Kristen:Islam adalah 5:1. Orang orang Kristen harus membantu

pemerintah untuk mengurangi dan membatasi pengadaan

akademi-akdemi Islam dan universitas-universitas Islam untuk

mengurangi dihasilkannya intelektual muslim di Indonesia.

RENCANA KRISTENISASI DI BIDANG POLITIK

Kita orang Kristen harus bisa menjamin bahwa kebijaksanaan

pemerintah selalu berorientasi ke Barat terutama orientasi ke

Amerika. Anda semua harus tahu bahwa partai dan

pemerintahan berorientasi ke Amerika. Karena itulah kita

memberikan instruksi kepada orang-orang Kristen untuk masuk

dan membuatnya berjaya dalam Pemilihan Umum. Semua orang

Kristen harus tahu bahwa adalah partai orang Kristen dan

partai inilah yang membuat kita umat Kristen berjaya di Indonesia

RENCANA KRISTENISASI DI BIDANG INFORMASI

Lapangan informasi harus dikontrol paling tidak 75% oleh orang

Kristen, karena informasi merupakan persenjataan yang paling

tajam untuk mengontrol umat Islam. Dengan propaganda/informasi,

kita dapat meremehkan atau menganggap kecil umat Islam dan

menggiringnya agar menjadi tidak berarti dalam kancah nasional.

Kita harus tahu bahwa surat kabar, radio, dan TV selalu menulis,

menyiarkan kejadian-kejadian sedemikian rupa untuk memberi kesan

buruk tentang Islam dan ummatnya serta untuk menciptakan

pertikaian diantara mereka. Slogan kita adalah "Bikin orang Islam

berkelahi satu sama lain dan pecah satu sama lain, kontrol dan

kendalikan kehidupan mereka". Semua koran dan media cetak di

Indonesia ada dipihak kita dan harus digunakan sebaik-baiknya

untuk menyebarkan propaganda agar persatuan umat Islam terpecah

belah.

RENCANA KRISTENISASI DI BIDANG PEMBANGUNAN, PERBAIKAN DAN

PENGEMBANGAN.

Pastikan bahwa pembangunan dan pengembangan ditempatkan

didaerah-daerah yang dihuni oleh orang-orang Kristen seperti

Indonesia bagian timur. Kita telah melihat bahwa pemerintahan

pusat di Jakarta mempunyai kebiasaan memberi kesempatan bagi

perwira-perwira ABRI yang Kristen untuk menduduki jabatan dan

posisi penting didaerah-daerah sebagai gubernur, bupati dan

lain-lain, dan nama mereka berubah menjadi nama Islam dan

kadang-kadang bertitle "haji" untuk mengelabui umat Islam

setempat agar kehadirannya bisa diterima.

RENCANA KRISTENISASI DI BIDANG HUKUM DAN UNDANG-UNDANG.

Umat Kristen tentu saja diperkenankan untuk bertingkah melawan

hukum dengan dalih mendukung kepentingan negara. Semua orang

Kristen sekarang mengisi/menduduki mayoritas hakim, jaksa dan

sidang perorangan di Indonesia. Dengan ini dianjurkan agar

memutuskan orang Kristen benar dan orang Islam selalu

dipersalahkan. Kalau perlu dihukum yang lebih berat, walaupun

orang Kristen sebagai tertuduh.

KEPUTUSAN MASALAH INTERNAL DALAM PEMERINTAHAN

Permintaan-permintaan kita harus dibuat sebaik mungkin

didalam pemerintahan itu sendiri:

1. Pemerintah harus bersedia mengakui status bishop sebagai

petugas protokol negara dan bishop harus mempunyai hak untuk

didengar oleh penguasa.

2. Semua menteri yang penting harus diangkat berdasarkan mandat

dari orang-orang Kristen.

3. Abri harus selalu dimanuver untuk selalu bermusuhan dengan

Islam dan kita mendapat keuntungan dari keadaan yang demikian.

4. Pemuda Kristen sebanyak mungkin harus masuk ke profesi

militer.

5. 75% kepala dari departemen-departemen yang ada dipemerintahan

harus disusun oleh pejabat ex militer yang beragama Kristen.

6. 75% Kepala seluruh agen-agen sipil dan pemerintahan propinsi

harus orang Kristen.

7. Sebagai orang yang menentukan prinsip tertinggi, semua orang

Kristen dipemerintahan baik menteri, gubernur atau yang umum

atau prajurit rendahan, harus menurut perintah bishop.

8. Umat Kristen harus punya radio transmitter nasional sebagai

miliknya untuk propaganda yang ampuh.

9. Di daerah-daerah dimana muslim merupakan mayoritas harus ada

orang Kristen yang diangkat secara konstan untuk mengevaluasi

kelemahan-kelemahan orang Islam.

(tamat)

Note:

*) Disadur dari majalah Crescent International, terbitan Toronto, Canada edisi 16-30 November 1988 hal 8.

Mediah Dakwah Juni 90 juga memuat naskah asli majalah Crescent International.

Sesudah Dokumen Rahasia ini dipublikasikan dalam Media Dakwah No.192,Zulqa'idah 1410/Juni 1990, Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja Indonesia, Pdt.Dr.J.M. Pattiasina, mengirimkan surat bantahan.

Dalam surat bantahan yg dimuat dalam Media Dakwah No.193, Zulhijjah 1410/Juli 1990 itu, Pattiasina antara lain menyatakan bahwa, "tulisan tersebut baik secara tersurat maupun tersirat sama sekali tidak mengandung kebenaran."

Menjawab bantahan Pattiasina, Media Dakwah menulis sbb :

"Naskah yg anda maksudkan, memang kami sadur sepenuhnya dari majalah Crescent International, Toronto, Canada, edisi 16-30 November 1988, halaman 8, tanpa dikurangi apalagi dilebih-lebihkan. Bahwa kami tidak mengecek kepada anda, karena tulisan ini sudah lama sekali beredar di luar negeri, dalam bahasa Inggris dicetak di Canada, disebarluaskan dari London, dan beredar secara internasional termasuk di Asia, Malaysia, sampai Indonesia, tanpa bantahan dari PGI.

Adapun tentang kebenaran isi informasi tersebut, tentu kami serahkan sepenuhnya kepada para pembaca utk membandingkannya dgn kenyataan yg ada dalam masyarakat.

dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar